Minggu, 06 April 2014
Thailand Promosikan Pariwisata Muslim
Jumat, 13 Desember 2013
Ramadhan Pohan Bantah Ikut Menggoda Agatha Lily
Ramadhan Pohan
Jakarta - Dua pimpinan Komisi I DPR dipanggil BK DPR gara-gara melontarkan pertanyaan bernada genit ke komisioner KPI Agatha Lily. Wakil Ketua Komisi I DPR Ramadhan Pohan membantah ikut melontarkan pertanyaan bernada menggoda.
'Aku nggak menggoda. Nggak ada nanya personal. Tanya aja Lily,' kata Ramadhan Pohan kepada Berita-Seputar-Ramadhan.BlogSpot.com, Kamis (12/12/2013).
Ramadhan menegaskan, Lily pun sudah bicara tak merasa dilecehkan. Dia mendorong rekaman rapat fit and proper test Lily kala itu dibuka lagi.
'Tanya Lily saja, biar objektif. Atau dengerin rekaman fit and proper test-nya,' kata Ramadhan.
Ramadhan malah bertanya-tanya, kenapa isu ini muncul tiba-tiba. 'Ini hampir setengah tahun silam, ada apa?' katanya.
BK DPR akan memanggil 2 pimpinan dan 2 anggota Komisi I DPR terkait dugaan pelecehan yang dilaporkan oleh Komnas Perempuan. Salah satu pimpinan, Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin sudah membantah adanya pelecehan itu, pertanyaan bernada menggoda dilontarkan karena sudah kenal lama saja.
Agatha Lily sendiri merasa Komisi I tidak melecehkan dirinya. Pertanyaan soal nomor telepon dan pujian cantik baginya bukanlah pelecehan.
(van/try) Ikuti berbagai peristiwa penting hari ini hanya di 'Reportase Sore' Trans TV pukul 16.45 WIB
Kamis, 12 Desember 2013
Politikus Demokrat: Saya tak masalah dihina dan dibilang bangsat
Reporter : Muhammad Sholeh | Senin, 9 Desember 2013 11:57
Berita-Seputar-Ramadhan.BlogSpot.com - Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengaku tak punya masalah dengan pengamat politik, Boni Hargens yang dihina bernada rasis oleh Ruhut Sitompul. Namun menurut Ramadhan, penghinaan itu tak perlu dibesar-besarkan.'Kalau saya di-bully dan dihina sudah sering banget, kalau saya politisi. Saya siap saja dihina. Ketika ini jadi masalah Boni Hargens, ini masalah Boni. Kalau saya jadi Boni tak ada masalah,' ujar Ramadhan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/12).Anggota Komisi 1 DPR itu mencontohkan ketika dirinya ditimpuk matanya oleh Georges J Aditjondro. 'Mata saya dipukul Tjondro, itu kan sudah main fisik. Beda dengan soal pernyataan. Dibilang bangsat saya juga gak apa-apa,' jelas Pohan.'Saya katakan bahwa saya bukan Boni, sebagai minoritas saya pernah tinggal di luar negeri. 12 tahun, saya dihina gak apa-apa. Tapi saya bukan Boni, Ramadhan juga bukan Ruhut,' tutupnya.Diketahui, setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens berencana melaporkan Ruhut ke Badan Kehormatan (BK) DPR RI. Ruhut yang juga menjabat sebagai juru bicara Partai Demokrat itu dinilainya tidak etis lantaran menyinggung ras.'Kami akan mendatangi Badan Kehormatan DPR RI untuk melapor tindakan saudara Ruhut Sitompul,' ujar Boni.
Follow tag Berita-Seputar-Ramadhan.BlogSpot.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Rasisme, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Rasisme.
Let's be smart, read the news in a new way.
Rabu, 11 Desember 2013
Giliran Ramadhan Pohan Ejek Boni Hargens
Tegar Arief Fadly - Berita-Seputar-Ramadhan.BlogSpot.com
Ramadhan Pohan (Foto: Koran Sindo)
JAKARTA - Elite Partai Demokrat mengaku heran dengan sikap emosional yang ditunjukkan pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens yang menganggap ucapan Ruhut Sitompul menyinggung SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan, di era demokrasi seperti saat ini tidak sewajarnya Boni tersinggung dengan pernyataan Ruhut yang memang dikenal selalu kontroversial itu. 'Kalau saya menjadi Boni, enggak ada sikap seperti itu. Kan hanya pernyataan, enggak jadi masalah. Saya di-bully, dihina, difitnah, sudah terlalu sering. Karena politikus, saya siap saja,' kata Ramadhan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/12/2013). Ramadhan menegaskan, permasalahan ini sama sekali tidak mengganggu partainya. Hal itu dikatakan Ramadhan menanggapi pernyataan Boni yang menyebut Partai Demokrat sebagai partai rasis. 'Enggak berdampak. Kalau saya dihina seperti apa sudah kebal, karena saya 12 tahun jadi minoritas, hidup di luar negeri. Kalau Boni ya mungkin beda ya, dia kan baru beberapa tahun di luar negeri,' sindirnya.(lam)
Berita Selengkapnya Klik di Sini
Senin, 09 Desember 2013
Giliran Ramadhan Pohan Ejek Boni Hargens
Tegar Arief Fadly - Berita-Seputar-Ramadhan.BlogSpot.com
Ramadhan Pohan (Foto: Koran Sindo)
JAKARTA - Elite Partai Demokrat mengaku heran dengan sikap emosional yang ditunjukkan pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens yang menganggap ucapan Ruhut Sitompul menyinggung SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan, di era demokrasi seperti saat ini tidak sewajarnya Boni tersinggung dengan pernyataan Ruhut yang memang dikenal selalu kontroversial itu. 'Kalau saya menjadi Boni, enggak ada sikap seperti itu. Kan hanya pernyataan, enggak jadi masalah. Saya di-bully, dihina, difitnah, sudah terlalu sering. Karena politikus, saya siap saja,' kata Ramadhan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/12/2013). Ramadhan menegaskan, permasalahan ini sama sekali tidak mengganggu partainya. Hal itu dikatakan Ramadhan menanggapi pernyataan Boni yang menyebut Partai Demokrat sebagai partai rasis. 'Enggak berdampak. Kalau saya dihina seperti apa sudah kebal, karena saya 12 tahun jadi minoritas, hidup di luar negeri. Kalau Boni ya mungkin beda ya, dia kan baru beberapa tahun di luar negeri,' sindirnya.(lam)
Berita Selengkapnya Klik di Sini